Jumat, 29 Februari 2008

Nama : ARINI LAILA NIZZAHR
TTL : Malang, 12 Desember 1990
Kelas : XI IPA 2
Sekolah : MA. ANNUR Bululawang
Alamat : Jl. Teratai RT: 06 RW: 04 No.45 Kendalpayak Pakisaji – Malang
Hobi : Membaca
Cita - cita : Menjadi guru profesional
Keorganisasian yang pernah diikuti :
 OSIS MTs. Annur  Sebagai Anggota
 OSIS MA. Annur  Sebagia Ketua Umum
Prestasi yang pernah diraih :
 Bintang Kelas dari kelas 1 MI sampai kelas X MA.
 The Third Winner of Storytelling Competition di SMAN I Gondang Legi se- Kabupaten Malang.
Pesan untuk pembaca :
Bila ada guru yang membaca tulisan saya ini, semoga bisa dipertimbamgkan untuk
dilakukan. Kerena inilah yang diinginkan seorang murid seperti saya dan mungkin juga
murid-murid yang lain.
GURU IDEAL
Menurut saya, guru ideal adalah seorang guru yang tidak hanya berperan sebagai guru, tetapi beliau juga berperan sebagai teman dalam belajar. Guru ideal tidak akan membuat muridnya merasa digurui, tetapi lebih kepada berbagi ilmu dan berbagi pengalaman. Beliau akan menganggap muridnya sebagai teman dalam proses belajarnya, demi memperdalam ilmu dan mengoreksi kekurangannya. Karena sejatinya, seorang guru yang ideal adalah seorang guru yang mau belajar dan bekerja keras sepanjang hayatnya. Seorang guru yang selalu haus akan ilmu, tak peduli sudah berapa banyak ilmu yang telah beliau kuasai, tak peduli kepada siapa (apa statusnya) beliau menimba ilmu.
Seorang guru yang ideal tentunya dapat merubah kelemahannya menjadi kekuatannya, menjadi sesuatu yang ia kuasai. Jika hari ini beliau tidak paham sama sekali mengenai suatu ilmu, maka besok ilmu itu akan menjadi kebanggaanya. Dan itu tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk berbagi dengan murid, teman, dan semua orang yang membutuhkan siraman ilmu darinya. Because, to be a winner, all we need is to give all we have.
Seorang guru harus bisa menjadi inspirasi bagi murid-muridnya. Tentunya dengan menjadi contoh yang baik. Mungkin dengan cara mengajarnya yang unik namun mudah dipahami (tidak monoton), cara berinteraksi yang baik dengan murid-muridnya atau guru-guru yang lain, atau mungkin dengan caranya memberi nasehat yang tidak vulger. Karena hal-hal tersebut dapat membangun perspektif yang baik pada dirinya.
Seorang guru yang ideal haruslah pandai menempatkan diri dan mengatur waktu. Beliau harus tahu kapan waktunya harus bersikap keras dan disiplin, kapan waktunya santai, dan kapan waktunya bergurau dalam kegiatan mengajarnya. Dan tentunya beliau tidak akan pernah mencampuradukkan masalah pribadi dengan pekerjaannya. Karena hal itu sangat tidak profesional.
Jika semua yang telah saya tulis ini ada pada diri seorang guru, barulah saya akan menganggap bahwa beliau adalah seorang guru yang ideal dan dengan bangga saya akan berkata : ” He’s my favourite teacher and I must be like him.” Sekian.....
Untuk informasi dapat dialamatkan ke E-mail:
sahraiifayati@yahoo.co.id

Sabtu, 16 Februari 2008

ARINI LAILA NIZHR SANG KETUA OSIS PIAWAI

Selamat yaa atas terpilihnya anak kesayangan ayah, menjadi "Ketua OSIS" MA AN_NUR
tapi, ada tapinya lho jangan lupa belajarnya ! lagi nich, jadi ketua itu gak boleh menang sendiri dan banyak mengeluh, apalagi bisanya sering menyalahkan bawahan he..he..he
Bagi bagi tugas dong dengan stafnya. Itu namanya pemimpin yang mampu mengakomudasikan suara bawahan . dah yaa yang penting pemimpin itu harus enjoy. froms Mr. roy